Melihat Kedalaman Cinta Niza Khairi
IZINKAN AKU MENCINTAIMU
Izinkan aku untuk mencintaimu
dalam diam
menyebut namamu
dalam doa malam
Menyimpanmu
dalam bait-bait puisiku
yang tidak berjudul
Biarlah puisi ini menjadi saksi
aku pernah meminta izin
untuk mencintaimu
nizakhairy
14 Jun 2025
Kajang.
Dalam diam penyair ini menyimpan hasrat untuk menyintai seseorang pada usia emas ini. Saya tidak dapat melihat sajak ini bukan ditujukan kepada selain dari manusia. Saya tidak melihat ada makna lain dari seseorang, dan sajak ini bukan sajak ketuhanan. Demikian kesan awal yang dapat saya tanggap dari puisi ini. Tiada unsur ambiguiti, tiada majaz،dan tiada maksud lain yang dapat saya tafsirkan.
Niza Khairy agak prolifik kebelakangan ini, dan ada saja sajak yang lahir darinya saban waktu. Katanya, izinkan aku menyintaimu dalam diam, dalam doa malam. Tentulah tokoh itu bukan sebarang orang yang menambat hati penyair ini. Niza sudah lama saya temui di media sosial ini, walau pun puisinya tidak menyinggung soal- soal besar, namun ia berjaya mengusik perasaan atau emosi kita.
Dengan bahasa yang sederhana tetapi agak romantik, Niza memohon agar ia diizinkan menyimpan cinta itu dalam bait bait puisinya. Cintanya juga ikhlas, tanpa memerlukan sebarang balasan.
Memang cinta adalah topik yang tidak pernah luntur dari kehidupan, juga dari dunia sastera yang membayangi kehidupan manusia. Apa yang sebenarnya dicari oleh penyair ini? Barangkali inilah satu persoalan sepanjang zaman yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Sejak Adam alahissalam, cinta tidak pernah luput dari manusia dan kemanusiaan itu sendiri. Tahniah Niza Khairi, dengan puisi yang sederhana mampu mengusik minda kita.
Ibnulazim,
17.6.2025.
No comments:
Post a Comment